Jumat, 15 Mei 2009

1. SMPN 1 Kadugede sebagai Sekolah Standar Nasional

Senin-Jumat, 16-20 Juni 2008

Diawali dengan kegiatan work shop rintisan sekolah standar nasional yang diselenggarakan oleh Direktorat Pembinaan SMP Dirjen Mandikdasmen Depdiknas yang diselenggarakan dari tanggal 16 hingga 20 Juni 2008 di Hotel Graha Dinar Jl. Raya Puncak Bogor Jawa Barat, SMPN 1 Kadugede mencoba melangkah mengikuti buku pedoman pembinaan Sekolah Standar Nasional. Tampak pada gambar bapak Didi Suhandi, BA., kepala sekolah, didampingi bapak Dedi Supardi, M.Pd., sebagai ketua komite sekolah tengah khusuk mengikuti kegiatan work shop tersebut.

Kamis, 14 Mei 2009

kertas daur ulang


Adalah ibu Irma Ridmawati Humaedi, S.Pd. yang menggagas penyampaian materi pelajaran daur ulang kertas pada mata pelajaran Pendidikan Lingkungan Hidup (PLH). Tampak pada gambar beliau tengah mempraktekkan cara pengolahan kertas bekas menjadi kertas hasil daur ulang yang dapat dimanfaatkan dan memiliki nilai jual yang lumayan tinggi.

Kertas daur ulang ini dapat dimanfaatkan misalnya untuk membuat surat undangan yang artistik dengan tekstur khas.

Siapkan Atlit


Jumat pagi seusai kegiatan Yasinan dan Khutobah dari perwakilan siswa kelas VIII B, PKS Kesiswaan yang juga penaggungjawab Standar Kompetensi Lulusan (SKL), pa Uum Sumarno, langsung memberi arahan kepada para atlit yang akan berlaga di Popkab yang rencananya akan dimulai Sabtu besok.
Setelah digembleng beberapa bulan kebelakang, pembina OSIS ini dengan optimis mematok target medali emas di cabang Catur, Tenis Meja, Putsal dan Pencak Silat.
Ketika ditanya kans di cabang Bola Voli, Aang -demikian pa Uum biasa disapa teman-teman guru- hanya tersenyum.

Rabu, 13 Mei 2009

syukuran selesainya US


Hari terakhir pelaksanaan UAS begitu melelahkan, namun wajah-wajah para pengawas tidak menggambarkan hal yang sama. Mereka tampak sumringah. Mungkin antara lain karena di meja telah tersaji hidangan lezat plus minuman segar. Mereka bersyukur karena UAS telah selesai. Tampak ibu Lilik dan Ibu Lilis sedang melahap menu kesukaannya dan tentu saja yang tak pernah ketinggalan ... lalapan daun sampeu. Semoga para siswanya pada lulus ya bu ... .

Minggu, 10 Mei 2009

Layanan BK Bu Hartini, S.Pd.


VALENTINE DAY

Ibu Pengasuh yang saya hormati,

Saya adalah seorang siswa SMPN 1 Kadugede. Sebagaimana diketahui tanggal 14 Ferbruari adalah peringatan VALENTINE DAY atau hari kasih sayang.

Teman-teman saya sudah heboh untuk menyambut hari Valentine Day tersebut. Mereka membicarakan kado-kado yang lucu, warna pink sebagai warna wajib, rencana ungkapkan rasa cinta pada sang pacar, rencana ”nembak” pada seseorang, acara-acara romantis, dsb. Saya perhatikan teman-teman mengartikan Valentine Day sebagai hari keramat untuk menyatakan cinta dan hura-hura.

Saya sendiri bingung, apa sih sebenarnya Valentine Day itu??? Haruskah dirayakan sedemikian rupa? Apakah saya harus ikut merayakan Valentine Day???

Saya mohon Ibu dapat memberikan pencerahan pada saya!!!

DS

Siswa SMP1 Kadugede

Jawab :

Ade DS yang lagi bingung, Ibu punya informasi tentang VALENTINE DAY dan coba kamu cermati dengan baik informasi ini supaya tidak bingung terus dan dapat menentukan sikap yang terbaik.

SEJARAH VALENTINE DAY

Pada zaman dahulu di benua Eropa, hiduplah seorang uskup yang bernama Valentinus. Dia lahir pada tanggal 14 Februari, semasa hidupnya ia senang sekali membuat kerajinan tangan berbentuk hati dengan tulisan ”Yesus mengasihi-mu” dan hasil kerajinan tangannya dibagikan pada orang-orang yang dijumpainya. Orang-orang yang menerima kerajinan tangannya tersebut merasa senang, terutama dari kalangan orang miskin, mereka merasa diperhatikan.

Pada masa itu, sedang terjadi perang dan banyak uskup dan pendeta yang ditangkap serta dimasukkan ke penjara termasuk uskup Valentinus. Tetapi walaupun sudah dipenjara hobinya membuat hati tetap saja dilanjutkan. Karena dipenjara ia membagikan kerajinan tangan bentuk hati itu pada orang-orang yang ada di penjara. Tentu saja para tahanan itu merasa terharu karena masih ada orang yang memperhatikan dan mengasihi mereka.

Seiring dengan waktu berjalan, usia Uskup Valentinus semakin lanjut akhirnya ia meninggal di penjara. Orang-orang yang dekat dengannya semasa di penjara merasa sangat kehilangan karena uskup Valentinus begitu baik dan penuh kasih sayang.

Untuk mengenang jasa Uskup Valentinus, mereka sepakat untuk meneruskan hobi dia membagikan kerajinan tangan berbentuk hati kepada setiap orang. Hal itu terus berlanjut sampai mereka keluar dari penjara. Lalu kabar tersebut sampai kepada raja yang memerintahkan saat itu dan akhirnya ditetapkan tanggal 14 Febuari sebagai hari Kasih Sayang / Valentine Day. Tanggal 14 Februari diperingati sebagai hari lahir Uskup Valentinus dan Valentine diambil dari nama Uskup Valentinus.

VERSI LAIN

Pada masa Romawi Antik, tanggal 14 Februari dipakai untuk memperingati Junon / ratu dari segala dewa-dewi Romawi, disamping itu Junon juga dianggap sebagai Dewi Pernikahan dan Faminity. Peringatan ini dilanjutkan sampai kesesokan harinya tanggal 15 Februari untuk merayakan ”Festival Lupercalia” (juga untuk memperingati dewa-dewi).

Pada masa Romawi Antik, pergaulan anak muda (perempuan dan laki-laki) sangat ketat, mereka tidak boleh bergaul bebas karena terpisah satu sama lain. Tetapi selama ”Festival Lupercalia” mereka diberi kesempatan untuk bertemu dengan lawan jenisnya dengan acara menari, bermain bersama, bincang-bincang, dsb sehingga terbentuk persahabatan yang kadang berlanjut sampai kehubungan yang lebih jauh.

VERSI LAIN

Pada tanggal 14 Februari 270 M, St. Valentine dibunuh karena pertentangannya dengan penguasa Romawi pada saat itu Raja Claudius II. Untuk mengagungkan St. Valentinus yang dianggap sebagai simbol ketabahan, keberanian, dan kepasrahan dalam menghadapi cobaan hidup, maka para pengikutnya memperingati kematian St. Valentine sebagai ”upacara keagamaan”.

Tetapi sejak abad 16 M upacara keagamaan tersebut mulai berangsur-angsur hilang dan berubah menjadi ”perayaan bukan keagamaan”. Hari Valentine kemudian dihubungkan dengan pesta jamuan kasih sayang bangsa Romawi kuno yang disebut ”Lupercalia” yang jatuh pada tanggal 15 Februari.

Setelah orang-orang romawi masuk agama Nasrani (Kristen), pesta ”Lupercalia” kemudian dikaitkan dengan upacara kematian St. Valentine. Penerimaan upacara kematian St. Valentine sebagai ”hari kasih sayang” juga dikaitkan dengan kepercayaan orang Eropa bahwa waktu ”kasih sayang” itu mulai bersemi ”bagai burung jantan dan betina” pada tanggal 14 Februari.

Dalam bahasa perancis Noramdia, pada abad pertengahan terdapat kata ”Galentine” yang berarti ”galant atau cinta”. Persamaan bunyi antara galentine dan valentine menyebabkan orang berfikir bahwa sebaiknya para pemuda dalam mencari pasangan hidupnya tepat pada tanggal 14 Februari.

PANDANGAN ISLAM

Hadist Rasulullah s.a.w. ” Barang siapa yang meniru atau mengikuti suatu kaum (agama) maka dia termasuk kaum (agama) itu.

Dalam masalah valentine day perlu difahami secara mendalam teutama dari kaca mata agama karena kehidupan kita tidak dapat lepas dari agama (Islam) sebagai pandangan hidup. Berikut ini beberapa hal yang harus difahami di dalam masalah ”Valentine Day”:

1. Prinsip Dasar

Valentine day adalah suatu kepercayaan yang berdasarkan kepada pesta jamuan ”Lupercalia” bangsa Romawi kuno setelah mereka masuk agama Nasrani (Kristen), maka berubah menjadi ”upacara keagamaa” yang dikaitkan dengan kematian St. Valentine.

2. Sumber Asasi

Valentine jelas-jelas bukan bersumber dari Islam, melainkan bersumber dari rekaan fikiran manusia yang diteruskan oleh pihak gereja.

Firman Allah SWT dalam QS. Al. Baqarah ayat 120 :”Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang pada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka.”

Katakanlah ”Sesungguhnya petunjuk Allah itulah petunjuk (yang sebenarnya)”. Dan sesungguhnya jika kamu mengikuti keinginan mereka setelah pengetahuan datang kepadamu, maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu.”

3. Tujuan

Tujuan menciptakan dan mengungkapkan rasa kasih sayang di persada bumi adalah baik. Tetapi bukan hanya satu hari saja, dan bukan pula berarti kita harus berkiblat pada Valentine seolah-olah mengagungkan ajaran lain di atas Islam. Islam diutuskan kepada umatnya dengan memerintahkan umatnya untuk berkasih sayang dan menjalin persaudaraan yang abadi di bawah naungan Allah Yang Maha Pengasih dan Penyayang. Bahkan Rasulullah s.aw. bersabda: ” Tidak beriman salah seorang diantara kamu sehingga ia cinta kepada saudaranya seperti cintanya kepada diri sediri.”

4. Operasional

Pada umumnya acara Valentine day diadakan dalam bentuk pesta pora dan hura-hura. Perhatikan firman allah s.w.t.: ” Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara syaiton dan syaiton itu adalah sangat ingkar kepada Tujannya.” (QS. Al. Isra : 27)

5. 14 Februari 1492 adalah hari jatuhnya Kerajaan Islam di Spanyol.

Dari penjabaran di atas dapat diambil kesimpulan bahwa moment (hal/saat/waktu) Valentine Day tidak lebih dari kepercayaan atau animisme belaka yang berusaha merusak ”akidah” muslim dan muslimah sekaligus memperkenalkan gaya hidup barat dengan kedok percintaan, perjodohan dan kasih sayang.

Ujian Sekolah (US)


Ujian Nasional (UN) dan Ujuan Sekolah (US) Praktek telah usai dilaksanakan dua minggu yang lalu, ada duka saat pelaksanaan UN di SMPN 1 Kadugede karena salah seorang peserta UN yang bernama Lisna Rismayanti mengalami kecelakaan jatuh dari sepeda motor ketika dibonceng oleh saudaranya saat pagi menjelang UN hari ke-2 sampai merenggut nyawanya di hari Minggu, 4 Mei 2009.
Hari ini Senin, 11 Mei 2009 SMPN 1 Kadugede beserta SMP yang lain di seluruh Indonesia melaksanakan Ujian Sekolah (US) sampai dengan hari Rabu, 13 Mei 2009. Suasana duka itu masih menyelimuti kampus SMPN 1 Kadugede, terkhusus peserta US yang berada di Ruang 11 dimana Lisna mengikuti UN. Kehadiran dia dirasakan oleh peserta yang lain, mungkin jiwanya masih ingin mengikuti US bersama teman-temannya, karena dia termasuk siswa yang cukup cerdas.
Kami panitia pelaksanaan US berharap, US tahun ini bisa berjalan lancar sampai hari terakhir dan anak-anak didik kami bisa melaksanakannya dengan baik.

Jumat, 08 Mei 2009

Berita Duka

Innalillahi wainna Illaihi Rozi'un

Telah berpulang kerahmatullah sahabat kita, Lisna Rismayanti kelas IX E pada hari Minggu, 3 Mei 2009 sekitar pukul 04.00 di Rumah Sakit Umum Gunungjati Cirebon.

Semoga almarhumah mendapat ampunan dari Allah SWT., diterima segala amal ibadahnya, diampuni segala dosanya, diberi-Nya nikmat kubur serta dijadikan-Nya sebagai ahli syurga. Amien. Demikian pula bagi keluarga yang ditinggalkan, semoga diberi-Nya kesabaran dan ketabahan dalam menerima cobaan ini. Amin.

Selasa pagi, 27 April 2009, adah hari kedua Ujian Nasional. Almarhumah berangkat lebih pagi dari hari biasanya dengan dibonceng saudaranya mengendarai sepeda motor. Di belokan desa Haurkuning teman kita yang cantik ini terjatuh.

Setelah mendapat pengobatan dari dokter terdekat, almarhumah tetap ingin mengikuti Ujian Nasional, walau disarankan untuk istirahat. Lima belas menit sebelum UN berakhir almarhumah muntah-muntah dan segera dilarikan ke Rumah Sakit Umum Kuningan. Dokter di RSUD '45 Kuningan menyarankan untuk CT-Scan di RS Mitra Plumbon Cirebon. Setelah di-scan ternyata ada pendarahan di otak. Maka pada hari keempat UN (Kamis, 30 April 2009) pukul 13.00 Lisna dioperasi dan dirawat di ruang ICU hingga hari kepergiannya.

Selamat jalan sobat. Kepada-Nya kita kembali.